Citiesreview – Identifikasi Pusat Aktivitas Perkotaan menggunakan Metode Kernel Density Estimation

Pusat kota merupakan area konsentrasi kegiatan perkotaan seperti sosial, ekonomi, pemerintahan dan budaya dengan sarana prasarana yang lengkap serta memiliki aksesibilitas yang tinggi. Oleh karena itu, secara spasial, mengidentifikasi atau menganalisis pusat kegiatan eksisting pada suatu kota menjadi salah satu baseline penting dalam menentukan pusat layanan perkotaan.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi baseline adalah analisis kernel density estimation (KDE), di mana analisis ini dapat menggambarkan karakteristik spasial dari distribusi data Point of Interest (POI) (sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana perdagangan dan jasa, dan sarana perkantoran) dan simpul/hub jaringan jalan. Kernel Density dapat menghasilkan tingkat densitas pusat kegiatan yang mencerminkan konsentrasi aktivitas kota eksisting, serta dapat membantu identifikasi baseline pusat layanan perkotaan.

Dalam artikel ini, analisis dilakukan pada kota-kota dengan beragam ukuran kota yang didasarkan pada jumlah populasi, sehingga dapat menggambarkan variasi pusat aktivitas kota.